Posts

Selamat Jalan Enjid Uju, Beristirahatlah Dengan Tenang di Sana

Image
Berita duka pagi ini (waktu BST), membuatku seakan tak percaya, lelaki super baik dan humoris itu telah pergi meninggalkan kami. Menangis sesenggukan ketika mendengar berita duka itu via telfon, masak pun masih sambil nangis, engkau terlalu baik untuk meninggalkan kami secepat ini. Tidak banyak yang bisa di lakukan keponakanmu ini selain untaian do'a dari jauh mengiringi kepergianmu. Terlalu banyak kenangan kami bersamamu sejak kecil, engkau banyak mengabadikan moment masa kecil kami yang saat itu baru tiga bersaudara, dengan kameramu, menginap di rumahmu semasa SD ketika engkau masih pengantin baru saat itu. Engkau selalu ada untuk papa dan keluarga kami, selalu siap ketika kami membutuhkanmu. Lelaki yang aku kagumi kebaikannya, bahkan belum bisa membalas apapun sampai saat ini. Adik-adik papa memang dekat dengan kami, sering saling mengunjungi, karena papa anak tertua adik-adiknya bersama sepupu-sepupu kami lebih sering ke rumah terutama ketika ada moment-moment penting d...

The Power of Saying Sorry and Forgiving

Image
Tinggal di negeri orang yang nun jauh dari negara asal Indonesia, bukan sekedar belajar bahasa atau budaya, tapi sedikit banyak mengubah pola pikir, sikap dan cara mendidik anak. Terutama banyak belajar dari anak-anak sendiri, karena mereka yang lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan dan teman-teman mereka di sekolah. Sore itu anak wedok main scooter di dalam rumah, di tegor sama emaknya " De, please don't play your scooter in the house, you can play your scoot later when we go to the park ", anaknya ngeyel " why? it's ok, scooter adek bersih rodanya ", " khawatirnya nanti adek nabrak kakak atau mama ", mamanya berusaha memberikan alasan yang bijak. Nggak lama scooter yang dalam keadaan ngebut nabrak emaknya yang baru keluar dari dapur, jedaaak plus ngelindes kaki si emak. Orang normal rasanya pengen apa? marah tho, setidaknya akan negur anak dengan intonasi RE, mungkin ada yang akan negur dengan intonasi lebih tinggi FA SO LA atau ba...

Museum of Childhood Edinburgh

Image
Museum yang terletak di 42 High Street Royal Mile Edinburgh ini, sedikit berbeda dengan museum pada umumnya. Jika museum pada umumnya di design dengan bangunan-bangunan besar nan megah, museum dua lantai ini tidak begitu besar bahkan terlihat sama dengan bangunan-bangunan pertokoan, restoran atau pun cafe di sekitarnya. Museum of Childhood adalah museum kumpulan koleksi mainan anak-anak yang berkisar dari abad 18 sampai abad 21, museum ini awalnya karya Patrick Murray seorang Edinburgh Councillor dan kolektor mainan anak dan memorabilia masa kecil. Musuem ini juga museum pertama di dunia yang mengkhususkan diri dalam sejarah masa kecil. Ketika kami mengunjungi museum ini untuk pertama kali tanggal 24 desember 2015 lalu, kami sempat terkecoh, terlewat lumayan jauh dari lokasi museum. Bagian bawah depan museum yang di fungsikan sebagai toko souvenir membuat museum tidak tampak seperti museum jika tidak melihat plang yang terletak di bagian depan gedung ini. Kesan pertama kali...

Calton Hill Edinburgh

Image
Calton Hill adalah sebuah bukit yang terletak di tengah kota Edinburgh, Skotlandia, tepatnya di ujung timur Princes Street dan merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO. Dari atas bukit kita bisa melihat pemandangan kota Edinburgh, tempat ini juga sering di gunakan sebagai tempat pengambilan foto pemandangan kota Edinburgh. Di Calton Hill terdapat beberapa monumen di antaranya Dugald Stewart Monument, National Monument, serta Nelson Monument. Calton Hill merupakan salah satu dari  beberapa tempat tujuan wisata di Edinburgh. Kami sendiri sudah beberapa kali ke Calton Hill, selain karena tempat tujuan wisata, di sini kita bisa menikmati kota Edinburgh dengan pemandangan bangunan-bangunan tua serta hamparan lautan dari atas bukit. Paling tepat ke Calton Hill ketika cuaca bersahabat karena semua pemandangan kota Edinburgh akan terlihat sangat jelas. Pertama kali ke Calton Hill di musim dingin akhir tahun lalu dengan suhu -4 derajat celsius, untuk kami yang saat itu ...